Beranda > Bina Iman Anak Dan Remaja > POKOK-POKOK PEMBINAAN IMAN ANAK

POKOK-POKOK PEMBINAAN IMAN ANAK

(Pedoman Sederhana bagi para pendamping BIAK)

oleh Rm. Gregorius Kaha, SVD

Romo Moderator BIAK Regio I Keuskupan Surabaya

PERINSIP UTAMA

Dalam pembinaan iman anak, perinsip utamanya: ANAK adalah SUBYEK. Kenapa ini saya tegaskan dari awal? Karena banyak pendekatan pembinaan iman anak dalam paroki-paroki kita mengalami semacam kesulitan karena prinsip ini tidak terlalu jelas tampak. Ambil contoh, banyak hal yang tidak bisa kita lakukan untuk anak karena ketidakcocokan antar pembina, banyak sarana yang tidak bisa kita manfaatkan untuk anak karena tidak sejalan dengan keinginan orangtua, dll. Akar dari semua itu menurut keyakinan saya adalah karena orientasi kita bukan pada anak. Dengan menyadari anak sebagi subyek akan sangat menolong pendekatan pembinaan kita pada anak.

KONTEKS PELAYANAN

Konteks pelayanan kita adalah DUNIA ANAK. Dan dunia anak adalah dunia bermain, dunia yang penuh kepolosan, kesederhanaan dan ketulusan. Kalau kita tidak menyadari konteks ini, kita bisa stress; bisa tekanan batin menghadapi  anak-anak. Oleh sebab itu bahan yang disiapkan, apapun bentuknya, harus diolah secara kreatif disesuaikan dengan situasi dunia mereka.

MITRA PELAYANAN

Sungguh baik jika setiap orang yang terlibat dalam pembinaan anak menyadari siapa mitra pelayanannya, yaitu:

1.  Sesama Pembina

Banyak pembina masuk dengan motivasi yang berbeda; ada yang untuk mengisi waktu, ada yang karena diajak, dan lain-lain. Maka pertanyaan mendasar bagi setiap pendamping adalah apa motivasi utama saya terlibat dalam pelayanan ini. Di samping itu, kita juga menyadari bahwa latar-belakang para pembina sangat beragam. Maka, sikap tepat dalam komunitas pembina adalah rendah hati dan terbuka.

2. Orangtua

Orangtua adalah penganggung-jawab utama pertumbuhan dan perkembangan iman serta kepribadian anak. Maka, kerjasama antara orangtua dan pembina dalam pelayanan ini juga perlu dipupuk. Cukup banyak keluhan dari sekolah minggu kita atas sikap masa bodoh orangtua atas kegiatan iman anak. Ada benarnya, tetapi kita juga harus mengevaluasi sejauh mana kita melibatkan orangtua dalam rencana atau pun pelaksanan kegiatan-kegiatan bina iman anak.

3. Paroki, Wilayah, Lingkungan

Mitra ini perlu disadari karena kita sebenarnya ambil bagian dalam karya pelayanan gereja. Sebaiknya, setiap kelompok pembinaan iman anak selalu membina hubungan yang baik dengan  pengurus gereja pada level paroki, wilayah atau lingkungan.

STRATEGI PELAYANAN

Ambil Bagian bukan Ambil Alih. Kita perlu menyadari bahwa tanggung-jawab utama pembinaan iman anak ada pada tangan orangtua. Maka, apa yang kita lakukan sesungguhnya adalah ambil bagian dalam tanggung-jawab tersebut, bukan ambil alih. Oleh sebab itu, perlu kaderisasi dalam pelayanan. Komunitas pembinaan haus terbuka pada kemauan orang untuk terlibat dalam proses ini. “Jangan tanya apa yang orang lakukan untuk saya, tetapi apa yang saya lakukan untuk orang lain”.

SARANA & PRASARANA

Bahan / Materi:

Saya mendapat banyak pertanyaan menyangkut bahan atau materi. Sebenarnya sumber kita banyak. Tentu, sumber utama kita adalah Kitab Suci dan Ajaran Gereja. Ini saja sudah sangat kaya. Jadi persoalannya menurut hemat saya, bukan pada sumber, melainkan pada satuan materi dan juga modul atau proses yang variatif. Kita harus jujur mengakui bahwa hal ini masih sangat kurang dalam gereja kita.

Jalan keluar yang kami tawarkan: Buat modul umum secara bersama-sama di level paroki. Saya diminta mendampingi pembekalan untuk para pembina Biak Paroki Sidoarjo, Surabaya. Ada satu hal yang menarik: dalam Sie BIAK Paroki, mereka punya sub yang mereka sebut Tim Pembinaan Anak. Tim ini salah satu tugasnya adalah menggodok materi dasar, dari setiap kali pertemuan lalu disusun secara sistematis dan dibuat untuk jangka waktu 3-6 bulan. Materi ini dikirim ke wilayah dan lingkungan, lalu di sana materi dasar ini diolah sesuai situasi sekolah minggu tersebut.

Contoh:

Pertemuan I: Kecil-kecil Jadi Saksi Kristus.

Pertemuan II: Yesus Sayang Saya – Yesus utus saya …

dan ini sampai pada pertemuan terakhir.

Tetapi ada kendala, bagaimana jika BIAK Paroki tidak jalan? Buat sendiri dalam komunitasmu modul-modul sederhana. Hal ini penting agar kita dapat mengevaluasi bahan dan sasaran-sasaran kita. Di samping itu, juga agar ada kesinambungan dalam pembinaan iman anak. Bayangkan kalau terjadi tumpang-tindih bahan pembinaan, bisa jadi anak sulit menangkap materi yang disampaikan. Bahaya lain adalah bahwa mereka merasa sangat bosan. Arah kita pun jadi kabur.

Sarana Pembinaan:

Sarana Pembinaan apa pun itu netral. Ada yang protes pada kami, “Ini kan lagu Protestan; ini kan sarana Protestan dll?” Saya malah berpikir sebaliknya. Semua sarana itu netral; kitalah yang memberi makna atau arti. Saya bisa menunjukkan poster Masjid, orang yang sholat, dll, bukan supaya anak harus menjadi ini dan menjadi itu, melainkan agar supaya dari awal mereka sudah diperkenalkan dengan suatu nilai yang universal, misalnya. Oleh karena itu, penting sekali membangun wawasan yang polos dan  semangat kerendahan hati  dalam diri kita ketika kita hadir bersama dan dalam dunia anak-anak.

Harapan saya, semoga satu dua pokok sederhana ini membawa manfaat buat kita semua.

Salam Dalam Sang Sabda

Rm Goris Kaha, SVD

“Ya Yesus yang baik, kami persembahkan anak-anak, pelayanan dan diri kami sepenuhnya ke dalam tangan kasih-Mu. Sudilah kiranya Engkau merestui, menyertai, membimbing serta melindungi kami dalam karya, pelayanan dan pewartaan kami. Semuanya, ya Bapa, demi kemuliaan-Mu semata. Terpujilah Engkau selama-lamanya. Amin.”

 

“dikutip dari YESAYA: http://www.indocell.net/yesaya”



  1. Natalia
    Juli 31, 2011 pukul 7:28 am

    Terimakash untk tlsan yg sangat mencerahkan. Kami sdg membgn komunitas sekami d halilulik, atambua. Tp kami agak ksulitan mendapat bhn untk bina iman remaja. Apakah pater ada link web untk itu? Soalny kbnykn yg ada hany untk BIA, bukan BIR.

    • Agustus 2, 2011 pukul 3:33 pm

      Sebelumnya terimakasih atas kunjungan dr.natali, mengenai artikel BIR, coba dr.natali, lihat2 di daftar link website katolik ada di kolom sebelah bagian atas, atau coba kunjungi facebook kami mungkin disana ada…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: