Beranda > Info > Profil RD Stanislaus Bani, Pr

Profil RD Stanislaus Bani, Pr

ROMO DIOSESAN (RD) STANISLAUS BANI, Pr

Lahir di Langa, Kota Bajawa, Kab. Ngada, Propinsi Nusa Tenggara Timur pada tanggal 8 April 1976

Adalah anak ke-8 dari 9 bersaudara ( 6 laki-laki dan 3 perempuan)

Setelah menyelesaikan pendidikan SD, SMP dan SMA di Bajawa, kemudian tahun 1993 melanjutkan studi pada Seminari Menengah Kelas Retorika atau Kelas Persiapan untuk menjadi Frater selama 2 tahun di Seminari Menengah Santo Paulus, Mataloko.

Setelah menamatkan pendidikan kemudian melamar untuk melanjutkan studi ke Keuskupan Pangkal Pinang di tahun 1995 dan memulai memasuki masa TOR (Tahun Orientasi Rohani) di Keuskupan Agung Medan tepatnya di Pematang Siantar.

Setelah menyelesaikan masa TOR kemudian di tahun 1997 melanjutkan studi pada Sekolah Tinggi Filsafat Teologi St. Yohanes di Pematang Siantar selama 4 tahun.

Pada tahun 2001 memulai praktek TOR di Paroki St Yoseph Tanjung Balai, Pulau Karimun selama 1 tahun.

Di tahun 2002 kembali lagi ke Pematang Siantar untuk menyelesaikan program post S1 khususnya tentang Teologi selama 2 tahun

Tahun 2004, ditahbiskan menjadi Diakon di Katedral Pangkal Pinang dan menjalani masa Diakonat selam 4 bulan di Paroki Belinyu, Pulau Bangka dan ditambah selama 2 bulan di  Rumah Retret Puri Sadana, Pangkal Pinang.

Akhirnya, pada tanggal 26 Juni 2005 resmi ditahbiskan menjadi imam dan menerima sakramen Imamat oleh Uskup Mgr. Hilarius Noa Murak, SVD di Paroki Maria Tak Bernoda, Kota Tanjung Pinang dan kemudian ditempatkan menjadi gembala umat di Paroki Maria Bunda Pembantu Abadi, Tembesi, Kota Batam sampai dengan sekarang.

Berikut hasil wawancara dengan Romo Stanis :

Apakah menjadi pastor adalah cita-cita Romo Stanis dari kecil?

Ya. Cita-cita saya memang sejak kecil untuk menjadi pastor. Pertama-tama saya hanya ingin makan roti yang lebih besar seperti yang biasa dimakan oleh Pastor pada waktu misa. Namun yang lebih tertanam kuat bagi saya adalah sosok seorang pastor tua di kampungku yang selalu dengan ramah mengunjungi kami dan sangat dekat dengan umatnya. Pengalaman inilah yang akhirnya membuat saya bercita-cita bahwa suatu saat saya harus seperti pastor itu yang bisa melayani umat dengan ramah dan lemah lembut.

Hal apakah yang menjadi niat Romo Stanis sebagai pelayan Tuhan?

Berangkat dari keprihatian akan kekurangan pelayan umat di wilayah keuskupan Pangkalpinang yang akhirnya mendorong saya untuk menjadi seorang pelayan di wilayah ini.

Bagaimanakah masa kecil Romo Stanis yang menjadi pengaruh yang kuat dalam membangun karakteristik diri khususnya sebagai imam?

Masa kecil dan kebiasaan baik dalam keluarga sangat besar pengaruhnya terhadap cita-cita saya menjadi imam. Seperti kebiasaan untuk berdoa bersama, setiap malam; ke Gereja setiap hari Minggu. Selain karakter hidup saya juga dibentuk sejak masa kecil dan kebiasaan orang tua yang peduli terhadap mereka yang membutuhkan, selalu membantu orang tanpa pamrih. Dengan inilah yang akhirnya membuat saya selalu “keluar” dari diri saya untuk orang lain, bukan untuk diri sendiri.

Bagaimanakah Romo Stanis menilai keimanan umat di Paroki MBPA?

Setelah kurang lebih 4 tahun saya di Paroki MBPA tingkat penghayatan iman semakin hari semakin berkembang. Dari segi jumlah pertumbuhan umat terasa sangat signifikat. Selain jumlah, kemauan untuk belajar dan usaha untuk mengerti akan cara hidup menggereja juga mengalami peningkatan. Meskipun masih banyak umat yang masa bodoh, tidak mau tahu dengan kehidupan menggereja dan bahkan kehidupan imannya….Harus diakui bahwa kerja sungguh menyita perhatian sebagian besar umat kita, konsekuensinya adalah kehidupan iman hanya nampak ketika ada waktu luang, hanya hari minggu. Pengaruhnya juga terhadap penghayatan iman: mentalitas instan, seremonial semata dengan demikian tidak menyentuh hatinya

(oleh joko Sudiro)

Profil lengkap Romo Stanis dapat diakses atau menjadi teman di jejaring social FaceBook dengan nama stance bani

Kategori:Info
  1. Win Turnip
    Juni 5, 2014 pukul 6:58 am

    Horas ka’e. Aku baru lihat web mu ini.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: